Wednesday, October 12, 2016

GEJALA DAN ANTISIPASI SERANGAN PENYAKIT JANTUNG


Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Oleh karena itu kita perlu mengenal gejala penyakit ini agar bisa mengantisipasinya jika kita atau keluarga kita terkena penyakit berbahaya tersebut.

GEJALA PENYAKIT JANTUNG

Yang dirasakan seseorang jika mengalami gejala penyakit jantung koroner antara lain rasa sakit atau nyeri di dada, merasa tertekan di tengah dada sekitar 30 detik sampai 5 menit, keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau pingsan. Gejala penyakit jantung lainnya adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga.

Pada banyak kasus gejala penyakit jantung yang lain misalnya adalah sering merasa lelah yang amat sangat. Biasanya selama berbulan-bulan. Jangan anggap  gejala ini akibat kurang tidur dan stres akibat pekerjaan.

Gejala penyakit jantungRasa nyeri di dada diatas sering disebut angina. Angina merupakan peringatan kepada mereka yang menderita serangan jantung. Pada beberapa kasus, seseorang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya, itu mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner.

Biasanya beberapa hari menjelang mengalami serangan jantung hebat, seseorang akan mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau serangan jantung ringan. Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar beberapa hari kemudian.

 ANTISIPASI TERHADAP SERANGAN PENYAKIT JANTUNG

 1. Cermatilah gejala tersebut, apakah terjadi jantung berdebar, sesak napas, atau bahkan nyeri di dada.

 2. Duduk atau berbaringlah sembari menarik napas dalam-dalam. Hentikan segera semua pekerjaan apa pun yang sedang Anda  lakukan

 3. Hubungi orang dekat di sekitar Anda dan katakan Anda terkena serangan jantung atau  segera hubungi nomor telepon darurat setempat dengan memberikan informasi yang sama.

 4. Jika ada yang bisa menolong Anda ke rumah sakit, segeralah minta bantuannya mengantar Anda ke ruang gawat darurat di rumah sakit. Lebih cepat ditangani akan lebih baik.

 5. Jika Anda terpaksa menunggu tim paramedis datang, maka sementara menunggu, Anda dapat melonggarkan pakaian yang ketat, termasuk ikat pinggang atau dasi. Buat diri dalam posisi yang terasa nyaman.

 6. Tidak peduli Anda korbannya atau penolongnya, tetaplah bersikap tenang. Kepanikan akan semakin meningkatkan kemungkinan terjadinya aritmia atau penyimpangan detak jantung yang mengancam penderita serangan penyakit jantung.

No comments:

Post a Comment